Panduan lengkap penggunaan Doctor Accounting
Pastikan sistem Anda memenuhi spesifikasi minimum sebelum melakukan instalasi Doctor Accounting.
Catatan: Pastikan semua komponen sudah terinstall sebelum menjalankan Doctor Accounting. Jika mengalami masalah saat instalasi, silakan hubungi tim support kami.
Panduan step-by-step untuk menggunakan semua fitur Doctor Accounting. Klik pada segmen untuk melihat daftar tutorial.
Sebelum melakukan instalasi, pastikan sistem Anda memenuhi persyaratan berikut:
Ikuti langkah-langkah berikut untuk menginstal Doctor Accounting:
Catatan: Pastikan koneksi internet stabil selama proses instalasi untuk download dependencies.
1. Pilih menu setting.
2. Klik ubah data.
3. Isi Informasi koneksi dan klik cek koneksi dan pastikan koneksi sukses.
4. klik simpan.
5. Tutup daftar koneksi dan silahkan mulai menggunakan aplikasi.
Tips: Simpan informasi koneksi dengan aman. Jangan bagikan password database kepada pihak yang tidak berwenang.
Jika ini pertama kali setup, Anda perlu membuat database baru untuk Doctor Accounting.
Catatan: Pastikan user MySQL memiliki hak akses CREATE DATABASE.
Setelah database dibuat, Anda perlu mengisi data awal sistem sebelum bisa menggunakan aplikasi.
Catatan Penting: Data awal ini sangat penting dan akan digunakan di seluruh sistem. Pastikan data yang diinput sudah benar.
Langkah Update Program Versi Baru
Pada form login, klik icon panah bawah
Nanti akan muncul form Update Manual, masukkan update key yang kami berikan
Klik Download Now

Dashboard menampilkan informasi penting dan ringkasan data bisnis Anda.
Doctor Accounting mendukung multiple tab untuk membuka beberapa form sekaligus.
Setelah instalasi dan setup data awal, gunakan credentials berikut untuk login pertama kali:
Catatan Penting: Segera ganti password default setelah login pertama kali untuk keamanan.
Untuk meningkatkan keamanan akun, disarankan untuk mengganti password secara berkala.
Doctor Accounting menggunakan sistem privilege untuk mengatur hak akses setiap operator.
Tips: Berikan privilege sesuai kebutuhan. Jangan berikan privilege yang tidak diperlukan untuk keamanan data.
Data perusahaan adalah informasi dasar tentang perusahaan Anda yang akan digunakan di seluruh sistem.
Jika perusahaan memiliki beberapa cabang, Anda perlu mengelola data cabang untuk tracking per cabang.
Tips: Gunakan kode cabang yang mudah diingat dan konsisten (contoh: CAB001, CAB002).
Gudang digunakan untuk mengelola stock produk per lokasi penyimpanan.
Catatan: Setiap produk bisa memiliki stock di beberapa gudang berbeda.
Divisi digunakan untuk mengorganisir struktur organisasi perusahaan.
Tips: Divisi bisa digunakan untuk tracking biaya dan pendapatan per divisi.
Chart of Accounts adalah daftar semua akun yang digunakan dalam sistem akuntansi.
Catatan Penting: Setup chart of accounts dengan benar sangat penting untuk laporan keuangan yang akurat.
Kas adalah akun untuk mengelola uang tunai dan rekening bank perusahaan.
Tips: Pisahkan kas untuk setiap rekening bank agar tracking lebih mudah.
Modal adalah akun untuk tracking modal perusahaan dan perubahan modal.
Catatan: Setiap perubahan modal (tambah modal, prive) akan tercatat di akun ini.
Kelompok biaya digunakan untuk mengkategorikan berbagai jenis biaya operasional.
Tips: Buat kelompok biaya yang sesuai dengan kebutuhan pelaporan perusahaan.
Kelompok pendapatan digunakan untuk mengkategorikan berbagai jenis pendapatan.
Tips: Kelompok pendapatan membantu dalam analisis sumber pendapatan perusahaan.
Satuan product adalah unit pengukuran untuk produk (pcs, kg, liter, dll).
Catatan: Satuan yang sudah dibuat bisa digunakan untuk semua produk.
Satuan berat digunakan untuk produk yang menggunakan sistem berat (kg, gram, ton, dll).
Tips: Setup konversi dengan benar untuk perhitungan yang akurat.
Kelompok product digunakan untuk mengkategorikan produk berdasarkan jenis atau kategori.
Tips: Buat struktur kelompok yang logis dan mudah diingat.
Merk product digunakan untuk mengidentifikasi brand atau merk produk.
Catatan: Merk bisa digunakan untuk filtering dan pelaporan produk.
Form product digunakan untuk menambah atau mengedit data produk.
Catatan Penting: Pastikan kode product unik dan tidak duplikat.
Beberapa produk bisa memiliki multiple satuan dengan konversi (contoh: 1 dus = 12 pcs).
Tips: Satuan dasar biasanya adalah satuan terkecil (pcs).
Anda bisa mengatur harga berbeda untuk setiap kelompok pelanggan.
Tips: Harga per kelompok memungkinkan pricing strategy yang fleksibel.
Barcode digunakan untuk identifikasi produk dengan cepat menggunakan barcode scanner.
Catatan: Pastikan printer barcode sudah terhubung dan dikonfigurasi dengan benar.
Salesman adalah data sales atau penjual yang bertanggung jawab untuk penjualan.
Tips: Data salesman bisa digunakan untuk tracking penjualan per sales dan perhitungan komisi.
Kelompok pelanggan digunakan untuk mengkategorikan pelanggan dan mengatur harga/diskon.
Catatan: Kelompok pelanggan mempengaruhi harga jual produk.
Form pelanggan digunakan untuk menambah atau mengedit data pelanggan.
Catatan Penting: Data pelanggan yang lengkap memudahkan proses penjualan dan tracking piutang.
Satu pelanggan bisa memiliki beberapa alamat (alamat pengiriman, alamat tagih, dll).
Tips: Gunakan label yang jelas untuk memudahkan identifikasi alamat.
Limit kredit adalah batas maksimal piutang yang diizinkan untuk pelanggan.
Catatan Penting: Sistem akan memblokir transaksi jika piutang melebihi limit kredit.
Proyek digunakan untuk tracking penjualan dan biaya per proyek tertentu.
Tips: Proyek membantu dalam tracking profitabilitas per proyek.
Pelaksana jasa adalah data vendor atau kontraktor yang menyediakan jasa untuk proyek.
Catatan: Pelaksana jasa bisa digunakan untuk tracking biaya jasa per proyek.
Form supplier digunakan untuk menambah atau mengedit data supplier.
Setelah supplier dibuat, Anda bisa mengelola dan mengupdate data supplier.
Operator adalah user yang bisa login dan menggunakan aplikasi Doctor Accounting.
Catatan Penting: Pastikan password operator kuat dan tidak mudah ditebak.
Privilege mengatur hak akses operator untuk setiap modul dan fitur.
Tips: Berikan privilege sesuai kebutuhan. Jangan berikan privilege yang tidak diperlukan untuk keamanan.
Investor adalah data pihak yang menginvestasikan dana ke perusahaan.
Catatan: Data investor digunakan untuk tracking investasi dan pembagian keuntungan.
Data hutang digunakan untuk tracking hutang perusahaan kepada pihak lain.
Data piutang digunakan untuk tracking piutang perusahaan dari pihak lain.
PO adalah dokumen untuk memesan barang dari supplier sebelum barang diterima.
Catatan: PO yang sudah di-approve bisa digunakan untuk penerimaan barang.
Setelah PO dibuat dan supplier mengirim barang, lakukan penerimaan barang berdasarkan PO.
Catatan: Setelah penerimaan, stock produk akan otomatis bertambah.
Form pembelian digunakan untuk input transaksi pembelian langsung (tanpa PO).
Catatan: Transaksi pembelian akan otomatis menambah stock dan mencatat hutang (jika kredit).
Retur pembelian digunakan ketika barang yang dibeli dikembalikan ke supplier.
Catatan: Retur pembelian akan mengurangi stock dan mengurangi hutang ke supplier.
Pembayaran hutang digunakan untuk membayar hutang pembelian ke supplier.
Catatan: Pembayaran akan mengurangi saldo kas/bank dan mengurangi hutang ke supplier.
Quotation adalah dokumen penawaran harga kepada pelanggan sebelum terjadi transaksi.
Tips: Quotation bisa dikonversi menjadi Sales Order jika pelanggan setuju.
SO adalah dokumen pesanan dari pelanggan sebelum barang dikirim atau transaksi penjualan dibuat.
Catatan: SO yang sudah di-approve bisa digunakan untuk input transaksi penjualan.
Form penjualan digunakan untuk input transaksi penjualan kepada pelanggan.
Catatan: Transaksi penjualan akan otomatis mengurangi stock dan mencatat piutang (jika kredit).
POS Mode adalah interface khusus untuk penjualan cepat seperti kasir di toko.
Tips: POS Mode dirancang untuk transaksi cepat, gunakan barcode scanner untuk efisiensi maksimal.
Retur penjualan digunakan ketika barang yang dijual dikembalikan oleh pelanggan.
Catatan: Retur penjualan akan menambah stock dan mengurangi piutang dari pelanggan.
Pembayaran piutang digunakan untuk mencatat pembayaran dari pelanggan untuk transaksi kredit.
Catatan: Pembayaran akan menambah saldo kas/bank dan mengurangi piutang dari pelanggan.
Form biaya digunakan untuk input berbagai jenis biaya operasional perusahaan.
Catatan: Input biaya akan mengurangi saldo kas/bank dan mencatat biaya di jurnal.
Form pendapatan digunakan untuk input berbagai jenis pendapatan non-penjualan.
Catatan: Input pendapatan akan menambah saldo kas/bank dan mencatat pendapatan di jurnal.
Biaya non fiskal adalah biaya yang tidak bisa dikurangkan dari pajak penghasilan.
Catatan Penting: Biaya non fiskal tidak akan mengurangi pajak penghasilan. Pastikan memilih akun yang tepat.
Pendapatan non fiskal adalah pendapatan yang tidak dikenakan pajak penghasilan.
Catatan Penting: Pendapatan non fiskal tidak akan dikenakan pajak. Pastikan memilih akun yang tepat.
Mutasi kas digunakan untuk transfer dana dari satu kas/bank ke kas/bank lainnya.
Tambah modal digunakan untuk mencatat penambahan modal perusahaan.
Catatan: Tambah modal akan menambah saldo modal dan menambah saldo kas/bank.
Prive adalah penarikan modal oleh pemilik perusahaan untuk keperluan pribadi.
Catatan Penting: Prive berbeda dengan biaya. Prive mengurangi modal, bukan biaya operasional.
.
Penyesuaian stock digunakan untuk menyesuaikan stock fisik dengan stock di sistem setelah stock opname.
Catatan: Penyesuaian stock akan mengupdate stock produk dan mencatat selisih di jurnal.
Mutasi stock digunakan untuk transfer produk dari satu gudang ke gudang lainnya.
Catatan: Mutasi akan mengurangi stock di gudang asal dan menambah stock di gudang tujuan.
Update HPP manual digunakan untuk mengubah Harga Pokok Penjualan (HPP) produk secara manual.
Catatan Penting: Update HPP manual akan mempengaruhi perhitungan laba rugi. Gunakan dengan hati-hati dan pastikan ada alasan yang jelas.